11 Mei 2019 - 06:57
200 Ribu Kaum Muslimin Shalat Jumat Ramadhan Pertama di Al-Aqsha

Sekitar 200 ribu warga Al-Quds dan wilayah Palestina 48, serta Tepi Barat berusia di atas 40 tahun, menunaikan shalat Jumat pertama Ramadhan di komplek Masjid Al-Aqsha, dalam suasana penuh keimanan dan spiritual yang menyelimuti Al-Aqsha dan kota Al-Quds serta kota lama.

(ABNA24.com) Sekitar 200 ribu warga Al-Quds dan wilayah Palestina 48, serta Tepi Barat berusia di atas 40 tahun, menunaikan shalat Jumat pertama Ramadhan di komplek Masjid Al-Aqsha, dalam suasana penuh keimanan dan spiritual yang menyelimuti Al-Aqsha dan kota Al-Quds serta kota lama.

Khatib Masjid Al-Aqsha, syekh Muhammad Salim Muhammad Ali dalam khutbahnya memfokuskan keutamaan bulan Ramadhan, dan urgensi memanfaatkannya untuk taubat dan ibadah.

Shalat Jumat bersamaan dengan prosedur ketat yang diberlakukan otoritas penjajah zionis sejak waktu pagi, dengan menebarkan personel keamanan dan patroli militer dan kepolisian di sejumlah pelosok kota Al-Quds, terutama di perlintasan militer di gerbang utama kota Al-Quds, di sepanjang persimpangan tembok pemisah rasial di sekitar kota, dan di sejumlah gerbang masuk kota Al-Quds, yang berdekatan dengan pintu gerbang Masjid Al-Aqsha di bagian luar.

Ribuan warga Palestina dari Tepi Barat dan wilayah Palestina 48 mulai berdatangan ke kota Al-Quds, untuk menunaikan shalat Jumat pertama bulan Ramadhan di Masjid Al-Aqsha.

Kota Al-Quds tampak bersiap menyambut kedatangan kaum muslimin untuk shalat di Al-Aqsha, di tengah prosedur ketat keamanan Israel yang diberlakukan bagi para laki-laki, seperti dirilis Quds Press.

Sejak Jumat pagi, ribuan warga bertolak menggunakan bis dari segenap kota dan desa Palestina menuju perlintasan militer Qalandia, Al-Quds Utara, untuk mencapai Masjid Al-Aqsha.

Sementara itu pasukan Israel sejak pagi menutup sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan kota lama dan Masjid Al-Aqsha, mencakup jalan di Ras Amod kota Silwan, jalan Jerikho dan kawasan Wadil Jauz, persimpangan jalan Mahkamah, Jalan Sulthan Sulaiman, jalan Nablus, persimpangan gerbang Amod, persimpangan Jaurah Inab, Gerbang Maghoribah, dan menutup jalan utama yang memisahkan antara dua ruas kota Al-Quds, terutama jalan nomor satu.

Pasukan Israel melarang masuk para pemuda dari Tepi Barat yang berusia di bawah 40 tahun memasuki Al-Quds untuk shalat di Al-Aqsha, sehingga perlintasan Qalandia sangat padat, dan terjadi bentrokan antara tentara Israel dan para pemuda yang dilarang masuk Al-Quds.

Ribuan aparat keamanan Israel ditebarkan untuk menghalangi para pemuda Palestian menunaikan shalat Jumat pertama Ramadhan di Al-Aqsha.

Sehingga memaksa para pemuda melompati tembok pemisah rasial menggunakan tangga dan tali meski harus berhadapan dengan patroli Israel.

Sementara pihak badan wakaf Islam menginformasikan kesiapan menyambut kaum muslimin yang hadir ke Masjidil Aqsha.

Ribuan warga menunaikan shalat Subuh di Al-Aqsha dan kemudian berjaga menanti shalat Jumat dengan beribadah.